Geotermal Tak Sekadar Listrik, Ini Strategi Baru Pertamina

Senin, 27 April 2026 | 14:22:37 WIB
ilustrasi Geotermal

JAKARTA – Pertamina mengungkapkan bahwa potensi geotermal tak sekadar listrik, melainkan bisa dioptimalkan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi melalui pemanfaatan langsung.

Transformasi ini merupakan bagian dari upaya perusahaan dalam memperluas cakupan bisnis panas bumi melampaui produksi energi semata.

Diversifikasi produk turunan menjadi kunci utama dalam menciptakan nilai tambah yang lebih besar bagi industri nasional.

"Kami melihat geotermal tak sekadar listrik, tapi juga memiliki potensi pemanfaatan langsung untuk mendukung industri hijau," ujar Julfi Hadi, Direktur Utama PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE), sebagaimana dilansir dari investortrust.id, Senin (27/4/2026).

Julfi Hadi menjelaskan bahwa energi panas bumi dapat digunakan untuk berbagai keperluan seperti pengeringan hasil pertanian hingga ekstraksi silika.

Pemanfaatan secara langsung ini diyakini mampu menurunkan biaya operasional pelaku usaha di sekitar area operasi pembangkit secara signifikan.

"Strategi ini diharapkan dapat menciptakan lapangan kerja baru dan memperkuat ekosistem ekonomi berbasis energi bersih di daerah," tutur Julfi Hadi, mengutip investortrust.id.

Julfi Hadi berpendapat bahwa integrasi antara sektor energi dan sektor produktif lainnya akan mempercepat pencapaian target emisi nol bersih di Indonesia.

Pemerintah terus memberikan dukungan melalui regulasi yang mempermudah keterlibatan sektor swasta dalam proyek-proyek pemanfaatan langsung ini.

"Fokus kami saat ini adalah mengoptimalkan seluruh potensi yang ada di wilayah kerja panas bumi kami agar manfaatnya lebih luas," tegas Julfi Hadi, dilansir dari investortrust.id.

Teknologi terbaru kini mulai diterapkan untuk memisahkan mineral berharga dari fluida panas bumi yang sebelumnya hanya dianggap sebagai limbah.

Perubahan paradigma ini diharapkan menjadikan Indonesia sebagai pusat inovasi pengembangan panas bumi yang paling komprehensif di level internasional.

Terkini