Pemprov Banten Memilih Beri Insentif Pajak EV Mulai Mei 2026

Senin, 27 April 2026 | 17:30:09 WIB
ilustrasi Insentif Pajak EV

SERANG – Langkah nyata dukung ekosistem hijau, Pemprov Banten memilih beri insentif pajak EV yang secara resmi akan mulai diberlakukan pada bulan Mei 2026 mendatang.

Keputusan strategis ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam mendukung program nasional percepatan kendaraan bermotor listrik berbasis baterai.

Diharapkan dengan adanya keringanan ini, angka penjualan kendaraan listrik di wilayah Banten akan mengalami pertumbuhan yang signifikan.

"Kami telah menyiapkan skema yang matang agar Pemprov Banten memilih beri insentif pajak EV guna membantu masyarakat beralih ke energi bersih," ujar Al Muktabar, Penjabat Gubernur Banten, sebagaimana dilangsir dari jpnn.com, Senin (27/04/2026).

Al Muktabar menjelaskan bahwa kebijakan ini mencakup pembebasan sebagian beban pajak yang selama ini menjadi kewajiban para pemilik kendaraan konvensional.

Langkah ini juga diprediksi tidak akan mengganggu target pendapatan daerah secara drastis karena adanya potensi investasi baru dari sektor penunjang otomotif.

"Ketentuan ini akan mulai berlaku efektif pada 1 Mei 2026 bagi seluruh pemilik kendaraan listrik di delapan kabupaten dan kota," tutur Al Muktabar, sebagaimana dilangsir dari jpnn.com, Senin (27/04/2026).

Al Muktabar berpendapat bahwa insentif fiskal adalah instrumen paling efektif untuk mengubah pola konsumsi masyarakat terhadap moda transportasi yang lebih ramah lingkungan.

Sosialisasi mengenai teknis pelaksanaan aturan ini segera digencarkan melalui kantor Samsat di seluruh penjuru provinsi.

"Harapannya, warga Banten dapat memanfaatkan momentum ini untuk memiliki unit kendaraan listrik dengan biaya pajak yang jauh lebih ringan," tegas Al Muktabar, sebagaimana dilangsir dari jpnn.com, Senin (27/04/2026).

Fokus pemerintah daerah saat ini adalah memastikan kesiapan sistem administrasi agar tidak terjadi kendala saat masyarakat mengajukan klaim insentif.

Peningkatan infrastruktur pendukung seperti stasiun pengisian daya juga terus dikoordinasikan dengan pihak swasta dan BUMN di wilayah Banten.

Terkini