Capaian Investasi Hilirisasi Rp 147,5 T Pacu Sektor Manufaktur RI

Selasa, 28 April 2026 | 13:32:11 WIB
ilustrasi Sektor Manufaktur RI

JAKARTA – Capaian investasi hilirisasi Rp 147,5 T berhasil diraih pemerintah pada kuartal awal tahun ini sekaligus menjadi momentum IMA memperkuat industri manufaktur.

Realisasi angka tersebut mencakup berbagai subsektor strategis mulai dari mineral, kehutanan, hingga industri perkebunan yang terus bertransformasi.

Indonesian Mining Association memandang bahwa integrasi antara sektor hulu dan hilir merupakan kunci utama untuk melepaskan diri dari ketergantungan ekspor bahan mentah.

"Capaian investasi hilirisasi Rp 147,5 T ini membuktikan bahwa minat investor terhadap pengembangan industri olahan di Indonesia tetap tinggi," ujar perwakilan IMA, dilansir dari jpnn.com, Selasa (28/4/2026).

Langkah agresif ini diharapkan mampu menopang target pertumbuhan ekonomi nasional di tengah ketidakpastian kondisi pasar komoditas dunia.

Pemerintah terus mematangkan regulasi pendukung agar aliran modal tidak hanya berhenti pada pembangunan smelter, tetapi berlanjut ke pabrik barang jadi.

Pihak IMA berpendapat bahwa penguatan sektor manufaktur akan memberikan efek berganda bagi pengembangan UMKM di sekitar wilayah operasional industri besar.

"Pemerintah perlu menjaga konsistensi kebijakan agar capaian investasi hilirisasi Rp 147,5 T terus meningkat secara berkala setiap tahunnya," tegas pengurus IMA, mengutip jpnn.com.

Dukungan infrastruktur energi yang murah dan stabil menjadi prasyarat mutlak bagi keberlanjutan operasional pabrik-pabrik pengolahan mineral tersebut.

Keberhasilan ini menjadi fondasi bagi Indonesia untuk menjadi pusat produksi baterai kendaraan listrik global yang kompetitif dalam 1 dekade mendatang.

Terkini