BRIN Ubah Sampah Menjadi Bahan Bakar Alternatif Petasol yang Efisien

Selasa, 28 April 2026 | 14:31:11 WIB
ilustrasi BRIN

JAKARTA – Melalui teknologi termokimia, BRIN ubah sampah menjadi bahan bakar alternatif Petasol yang mampu menjadi solusi penanganan limbah plastik di wilayah perkotaan.

Pemanfaatan limbah yang sebelumnya tidak bernilai kini bertransformasi menjadi aset energi yang sangat potensial untuk menggerakkan mesin-mesin industri kecil.

Peneliti Pusat Riset Lingkungan dan Teknologi Bersih berpendapat bahwa kemurnian hasil distilasi dari sampah plastik memiliki karakteristik yang sangat mirip dengan bahan bakar fosil konvensional.

"BRIN ubah sampah menjadi bahan bakar alternatif Petasol melalui proses pirolisis yang terkontrol untuk mendapatkan fraksi cair yang stabil," ujar perwakilan tim periset, sebagaimana dilansir dari kompas.com, Selasa (28/4/2026).

Metode ini tidak hanya mengurangi ketergantungan pada sumber energi minyak bumi, tetapi juga secara signifikan menurunkan emisi gas rumah kaca dari pembakaran sampah terbuka.

Pengembangan alat pirolisis skala modular memungkinkan unit-unit pengolahan sampah di tingkat desa mengoperasikan teknologi ini secara mandiri dan ekonomis.

Pihak kementerian riset menilai bahwa kolaborasi dengan pihak swasta sangat diperlukan untuk meningkatkan kapasitas produksi harian agar mencapai skala komersial yang luas.

"Kami terus menyempurnakan konfigurasi reaktor agar rendemen yang dihasilkan tetap optimal meskipun kualitas input sampah plastik beragam," jelas peneliti melalui kompas.com.

Masyarakat mulai menyambut positif keberadaan energi alternatif ini karena harganya yang diprediksi jauh lebih bersaing dibandingkan bahan bakar subsidi saat ini.

Kehadiran inovasi ini diharapkan dapat mempercepat target pencapaian ekonomi sirkular nasional yang menempatkan sampah sebagai bahan baku produksi energi masa depan.

Terkini