Kesadaran Gen Z Terhadap Isu Energi Terbarukan Meningkat

hidup ramah lingkungan dan pemanfaatan energi bersih. (Foto: NET)
Penulis: Talita Malinda
Jumat, 15 Mei 2026 | 10:19:44 WIB

ATAMBUA – Generasi muda dianggap mempunyai kepedulian yang kian besar terhadap isu energi terbarukan serta lingkungan hidup. 

Munculnya kesadaran ini dipicu oleh efek perubahan iklim yang kian nyata dirasakan dalam aktivitas keseharian.

Hal tersebut diungkapkan oleh Stefania Supardji, lulusan terbaik Universitas Katolik Widya Mandira Kupang, dalam sesi wawancara bersama Pro 2 RRI Atambua.

 Ia berpendapat bahwa persoalan energi terbarukan saat ini telah bertransformasi menjadi perhatian utama bagi kalangan muda.

“Dulu mungkin terasa jauh tapi sekarang dampaknya mulai terasa,” ujarnya pada Senin, 4 Mei 2026. Ia memberikan gambaran mengenai kondisi cuaca yang belakangan ini menjadi semakin sulit diprediksi.

Stefania memandang Generasi Z (Gen Z) memiliki tingkat kesadaran lebih tinggi lantaran isu lingkungan bersentuhan langsung dengan masa depan mereka.

 Oleh sebab itu, pembahasan mengenai energi terbarukan bukan lagi sekadar wacana lazim.

Ia pun berkeyakinan bahwa tindakan kecil yang diterapkan secara rutin dalam kehidupan sehari-hari mampu membawa perubahan besar. 

Contoh nyatanya adalah dengan melakukan efisiensi penggunaan listrik di kediaman masing-masing.

“Mematikan alat elektronik saat tidak dipakai adalah kebiasaan sederhana yang penting,” katanya. Di samping itu, ia turut mengimbau masyarakat untuk meminimalisir pemakaian plastik sekali pakai.

Stefania menyatakan bahwa transformasi besar dapat diawali dari pola hidup sederhana setiap hari.

 Baginya, rasa peduli terhadap lingkungan wajib tumbuh dari kesadaran individu masing-masing.

Reporter: Talita Malinda