DEN Apresiasi Integrasi PLTS dan PLTA Cirata Milik PLN NP

PLN NP Berkat Integrasi PLTS dan PLTA Cirata. ( Sumber : NET )
Penulis: Talita Malinda
Selasa, 19 Mei 2026 | 10:20:13 WIB

JAKARTA -  Dewan Energi Nasional (DEN) memberikan apresiasi atas langkah PLN Nusantara Power yang mengintegrasikan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) dan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Terapung Cirata sebagai wujud nyata pengembangan energi terbarukan di tanah air. Kabar tersebut didapatkan oleh Jurnalis Listrik Indonesia pada Senin (18/05/2026).

PLN Nusantara Power memaparkan bahwa area Cirata kini bertransformasi menjadi salah satu sentra energi terbarukan yang memadukan operasional PLTA sekaligus PLTS terapung ke dalam satu kesatuan sistem kerja. Kompleks tersebut juga diklaim sebagai salah satu proyek PLTS terapung dengan skala terbesar di kawasan Asia Tenggara.

Melalui rilis resminya, PLN Nusantara Power menyebutkan bahwa pemanfaatan area permukaan waduk yang sudah ada dipandang sebagai jalan keluar efektif untuk ekspansi energi bersih tanpa perlu membuka area lahan daratan baru.

“Kawasan Cirata menjadi rujukan energi terbarukan dengan menggabungkan PLTA dan PLTS terapung terbesar di Asia Tenggara,” tulis akun resmi PLN NP (@plnnusantarapower).

Pemeliharaan dan Pengembangan Teknologi

PLN Nusantara Power turut memaparkan bahwa aktivitas perawatan pada unit-unit pengapung PLTS terapung berjalan secara simultan, terutama dalam menanggulangi imbas dari biota endemik di dalam area waduk. Agenda perawatan berkala ini diproyeksikan rampung pada Agustus 2026.

“Pemeliharaan menyeluruh pada unit pengapung akibat biota endemik terus dilakukan dan ditargetkan tuntas pada Agustus 2026,” tambahnya.

Bukan cuma dari sisi operasional, manajemen menilai penerapan teknologi PLTS terapung di Cirata ini dapat membuka sekat ruang riset baru bagi para akademisi maupun ilmuwan di bidang energi.

Berdasarkan penjelasan PLN Nusantara Power, beragam temuan teknis yang didapatkan dari lapangan bisa diproyeksikan untuk menyempurnakan formulasi teknologi PLTS terapung pada proyek-proyek sejenis di masa depan.

“Teknis di lapangan menjadi peluang riset bagi akademisi untuk menyempurnakan implementasi PLTS terapung di masa depan,” lanjut keterangan tersebut.

Dukung Transisi Energi Nasional

Direktur Operasi Pembangkit Gas PLN Nusantara Power, Komang Parmita mengutarakan bahwa berjalannya operasional kawasan hybrid PLTA dan PLTS di Cirata merupakan bagian dari langkah nyata korporasi dalam menyokong agenda transisi energi di Indonesia.

Dirinya menjabarkan bahwa ekspansi pembangkit berwawasan energi bersih ini dijalankan lewat instrumen inovasi serta jalinan sinergi antarpemangku kepentingan.

“PLN Nusantara Power terus berkomitmen mendukung agenda transisi energi nasional melalui pengembangan pembangkit energi bersih yang andal dan berkelanjutan. Cirata menjadi salah satu bukti bahwa inovasi dan kolaborasi dapat menghadirkan solusi energi masa depan bagi Indonesia,” ujar Komang Parmita.

PLN Nusantara Power memandang beroperasinya kompleks hybrid tersebut sekaligus mempertegas andil besar korporasi dalam menyukseskan target reduksi emisi karbon serta akselerasi energi baru terbarukan di Indonesia.

Reporter: Talita Malinda