ADHI Kantongi Kontrak Baru Rp18,1 Triliun Sepanjang 2025

ADHI Kantongi Kontrak Baru Rp18,1 Triliun Sepanjang 2025

Jakarta - PT Adhi Karya (Persero) Tbk. (ADHI) mencatatkan mencatatkan kinerja positif dari sisi perolehan kontrak baru sepanjang 2025. Hingga 31 Desember 2025, ADHI berhasil mengantongi kontrak baru senilai Rp18,1 triliun. Kontrak baru tersebut masih didominasi lini bisnis engineering & konstruksi sebesar 91%, disusul manufaktur 5%, properti & hospitality 3%, serta investasi & konsesi 1%.

Dari sisi jenis pekerjaan, proyek gedung menjadi kontributor terbesar dengan porsi 43%, diikuti infrastruktur sumber daya air 15%, serta jalan dan jembatan 14%. Dari sisi operasional, total produksi ADHI sepanjang 2025 mencapai Rp16,6 triliun, dengan kontribusi pendapatan usaha non-JO sebesar Rp9,7 triliun yang berasal dari proyek non-joint operation (non-JO) serta Rp462 miliar dari proyek joint operation (JO). Kontribusi utama terhadap capaian produksi ini berasal dari sejumlah proyek infrastruktur strategis, antara lain proyek Jalan Tol Yogyakarta–Bawen, Jalan Tol Yogyakarta–Solo–Kulon Progo, serta proyek PUSRI III-B.

Corporate Secretary ADHI, Rozi Sparta, menyampaikan bahwa Perseroan terus berfokus pada peningkatan kualitas bisnis secara menyeluruh dengan menitikberatkan pada penguatan bisnis inti konstruksi. Upaya tersebut dilakukan melalui inovasi dalam proses bisnis serta langkah-langkah streamlining bisnis, termasuk melalui divestasi yang dilakukan secara terukur dan sesuai dengan prinsip tata kelola perusahaan yang baik. Strategi tersebut juga sejalan dengan arah kebijakan yang dicanangkan oleh Danantara sebagai Holding Operasional.

Baca Juga

Tanam 1.500 Mangrove di Pulo Panjang, PLN Indonesia Power UBP Cilegon Tegaskan Komitmen Nyata di Hari Bumi 2026

Sejalan dengan program penyehatan BUMN Karya yang dipimpin oleh Danantara selaku pemegang saham mayoritas, ADHI pada tahun buku 2025 juga melakukan penataan menyeluruh terhadap kualitas aset dan pencadangan di seluruh lini usaha. Langkah ini dilakukan untuk memastikan bahwa kondisi neraca Perseroan mencerminkan situasi bisnis yang faktual, aktual, dan prudent, sekaligus menjadi landasan yang lebih kokoh bagi Perseroan dalam melanjutkan langkah strategis ke depan.

Redaksi

Redaksi

Energika.id adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Kampung Nelayan BSI Warloka: Harapan Baru Masyarakat Pesisir dari Laut yang Sama

Kampung Nelayan BSI Warloka: Harapan Baru Masyarakat Pesisir dari Laut yang Sama

Gerak Cepat PLN, Kurang dari 1 Jam Listrik Kembali Normal di GI Angke

Gerak Cepat PLN, Kurang dari 1 Jam Listrik Kembali Normal di GI Angke

Penguatan Tata Kelola Berlandaskan Prinsip Keberlanjutan yang Terukur, Langkah Nyata ADHI dalam Memperkuat ESG

Penguatan Tata Kelola Berlandaskan Prinsip Keberlanjutan yang Terukur, Langkah Nyata ADHI dalam Memperkuat ESG

Adhi Karya Perkuat Kualitas Kinerja Lewat Business Review

Adhi Karya Perkuat Kualitas Kinerja Lewat Business Review

Transformasi Bisnis PKSS Hadirkan Solusi SDM Terintegrasi Lewat Platform Digital

Transformasi Bisnis PKSS Hadirkan Solusi SDM Terintegrasi Lewat Platform Digital