Sinergi Energi Indonesia-Singapura: Perkuat Ekonomi dan ASEAN Grid
JAKARTA – Indonesia dan Singapura telah menyepakati penguatan kerja sama di sektor energi sekaligus menegaskan kembali dedikasi terhadap persatuan dan sentralitas ASEAN dalam menghadapi eskalasi ketegangan geopolitik dunia.
Hal tersebut menjadi pokok bahasan dalam pertemuan bilateral yang melibatkan Menteri Luar Negeri RI Sugiono dengan Menteri Luar Negeri Singapura Vivian Balakrishnan di Gedung Pancasila, Kementerian Luar Negeri RI, Jakarta, pada Selasa (12/5).
“Kami membahas perdagangan listrik lintas batas, serta pengembangan dan investasi energi yang kami harapkan dapat menjadi salah satu proyek listrik berkelanjutan yang besar,” kata Sugiono.
Pertemuan ini juga mengulas pengokohan kerja sama ekonomi, stabilitas di kawasan, hingga perluasan kolaborasi pada berbagai bidang, termasuk kemitraan dalam sektor teknologi industri dan agribisnis.
Sugiono memaparkan bahwa Indonesia dan Singapura memberikan penekanan khusus pada pentingnya mempertahankan persatuan serta sentralitas ASEAN di tengah dinamika internasional yang kian rumit.
“Kami menegaskan kembali komitmen bersama terhadap sentralitas dan persatuan ASEAN, terutama di tengah situasi yang penuh tantangan seperti saat ini,” ujarnya.
Kedua belah negara turut menyampaikan keprihatinan atas situasi regional maupun global, terutama konflik yang terjadi di Timur Tengah karena memberikan dampak langsung pada rantai pasok serta ketahanan energi dunia.
“Kami memiliki pandangan yang sama terkait kekhawatiran terhadap situasi regional dan global, terutama kondisi di Timur Tengah yang secara langsung mempengaruhi ketahanan energi dan rantai pasok,” kata Sugiono.
Di sisi lain, Menteri Luar Negeri Singapura Vivian Balakrishnan berpendapat bahwa Indonesia menyimpan potensi yang sangat besar pada sektor energi, mencakup energi panas bumi, surya, hingga hidroelektrik.
Menurut pandangannya, potensi melimpah tersebut dapat dipadukan dengan keunggulan Singapura dalam aspek pembiayaan infrastruktur dan teknologi.
“Kami percaya bahwa pembangunan ekonomi Indonesia dan potensi energi Indonesia yang melimpah akan melengkapi peran Singapura sebagai kekuatan regional di bidang teknologi dan pembiayaan infrastruktur. Ini akan menjadi bentuk sinergi yang sangat bermanfaat bagi kedua negara,” kata Vivian.
Vivian pun menyebut Indonesia merupakan kekuatan besar pada sektor energi, mulai dari tenaga panas bumi, surya, hingga hidroelektrik.
“Saya melihat Indonesia sebagai kekuatan besar di bidang energi,” ujarnya.
Selaras dengan pernyataan Sugiono, Vivian juga menekankan krusialnya sentralitas ASEAN dalam menjawab tantangan global, termasuk gangguan rantai pasok akibat peperangan dan konflik di beragam belahan dunia.
Pada bidang energi, Vivian memberikan contoh kolaborasi antara Indonesia, Singapura, serta negara-negara ASEAN lainnya dalam merealisasikan ASEAN Power Grid (APG), yaitu inisiatif pembangunan jaringan listrik yang terintegrasi antaranggota ASEAN.
Baginya, APG merupakan salah satu manifestasi nyata dari sentralitas ASEAN sekaligus instrumen untuk menggapai target net zero emission lewat peningkatan kapasitas energi terbarukan di wilayah kawasan.