Komitmen ESG ADHI Makin Solid, Hasil Shadow Rating Catat Tren Positif

RE
Redaksi

Editor: Sutomo

Selasa, 09 Juni 2026
Komitmen ESG ADHI Makin Solid, Hasil Shadow Rating Catat Tren Positif
PT Adhi Karya (Persero) Tbk (“ADHI”) terus menunjukkan konsistensi dalam memperkuat pengelolaan Environmental, Social, and Governance (ESG) sebagai bagian dari strategi keberlanjutan perusahaan.

Jakarta, 9 Juni 2026 - PT Adhi Karya (Persero) Tbk (“ADHI”) terus menunjukkan konsistensi dalam memperkuat pengelolaan Environmental, Social, and Governance (ESG) sebagai bagian dari strategi keberlanjutan perusahaan. Upaya tersebut tercermin dari hasil Shadow Rating ESG tahun 2025 yang tercatat membaik menjadi 32,33 dan menunjukkan perbaikan konsisten dibandingkan tahun sebelumnya. Dalam metodologi ESG Risk Rating nilai yang lebih rendah mencerminkan pengelolaan risiko ESG yang lebih baik.

Seiring meningkatnya perhatian terhadap praktik bisnis berkelanjutan, penerapan Environmental, Social, and Governance (ESG) kini menjadi salah satu faktor strategis yang menentukan ketahanan bisnis, daya saing, hingga kemampuan perusahaan menciptakan nilai jangka panjang. Dalam upaya memperkuat kesiapan tersebut, ADHI melakukan simulasi Shadow Rating sebagai komitmen untuk terus melakukan perbaikan dan memberi dampak nyata untuk keberlanjutkan, serta mengukur kesiapan implementasi ESG sebelum penilaian dilakukan oleh lembaga pemeringkat.

Penilaian ESG Shadow Rating sendiri dilakukan oleh Badan Kerja Sama dan Manajemen Pengembangan (BKMP) Universitas Airlangga dengan framework metodologi Sustainalytics berdasarkan sejumlah aspek utama, mulai dari tata kelola perusahaan dan hubungan dengan para pemangku kepentingan, isu-isu ESG yang material sesuai karakteristik industri konstruksi, hingga berbagai risiko eksternal maupun dinamika spesifik perusahaan yang dapat mempengaruhi keberlanjutan bisnis.

Sebagai perusahaan dalam klasifikasi kategori Engineering & Construction (E&C), ADHI menghadapi tantangan ESG yang relatif kompleks, mulai dari aspek keselamatan kerja, pengelolaan rantai pasok, hingga dampak
lingkungan dan sosial di area proyek. Namun demikian, ADHI dinilai dinilai mampu menjaga pengelolaan risiko ESG secara lebih terukur melalui penguatan tata kelola perusahaan, kebijakan anti-korupsi, serta sistem pelaporan yang semakin baik. Posisi Shadow Rating ADHI saat ini menempatkan profil risiko ESG ADHI sedikit lebih baik dibandingkan rata-rata global subindustri Construction & Engineering yang berada pada kisaran 32,8.

“ADHI memandang ESG sebagai fondasi penting dalam menjaga keberlanjutan usaha. Tidak hanya sebagai pemenuhan standar tata kelola dan instrumen pengelolaan risiko, melainkan bagian penting dalam mendorong keberlanjutan bisnis dan peningkatan kualitas operasional perusahaan” Corporate Secretary ADHI, Rozi Sparta, menyampaikan.

Ke depan, ADHI akan terus memperkuat implementasi ESG pada aspek-aspek yang paling material bagi industri konstruksi, seperti peningkatan keselamatan kerja, penguatan praktik Diversity & Inclusion, serta integrasi ESG ke dalam manajemen risiko perusahaan. Dengan tren perbaikan yang konsisten, ADHI optimistis dapat terus memperkuat posisinya sebagai perusahaan konstruksi yang berorientasi pada pembangunan berkelanjutan.

Berita Terkait

Lihat Semua

Berita Lainnya

Lihat Semua