Efisiensi Biaya Listrik Melalui Pemanfaatan Tenaga Surya Atap

tenaga surya. ( Sumber : NET )
Penulis: Talita Malinda
Senin, 22 Juni 2026 | 11:07:47 WIB

DA NANG - Penggunaan tenaga surya merupakan solusi yang membantu rumah tangga di kota Da Nang secara bertahap beralih ke model konsumsi energi hijau.

Ibu Nguyen Yen Nhi (berdomisili di K482/78 Jalan Hoang Dieu, Kelurahan Hoa Cuong) mengatakan bahwa sebelumnya, selama musim panas, tagihan listrik bulanan keluarganya berfluktuasi sekitar 2 juta VND karena penggunaan banyak peralatan seperti AC, kompor listrik, mesin cuci, dan kulkas.

Namun, setelah berinvestasi pada sistem tenaga surya pada tahun 2023, biaya listrik telah menurun lebih dari setengahnya.

"Dalam 3 tahun terakhir, tagihan listrik bulanan keluarga saya telah menurun lebih dari 50%," kata Ibu Nhi.

Demikian pula, keluarga Bapak Dam Van Huong (yang tinggal di Grup 7, Kelurahan Hai Chau) juga mencatat manfaat signifikan setelah memasang sistem tenaga surya di atap rumah.

Bapak Huong mengatakan bahwa sebelumnya keluarganya membayar tagihan listrik sebesar 3-3,5 juta VND setiap bulan, sekarang hanya sekitar 1,2-1,5 juta VND.

“Sistem pertama yang dipasang keluarga saya harganya sekitar 70 juta VND, tetapi yang kedua hanya sekitar 40 juta VND. Harga peralatannya telah menurun, sehingga lebih terjangkau bagi masyarakat,” kata Bapak Huong.

Banyak bisnis di Da Nang juga memandang tenaga surya atap sebagai solusi strategis dalam transformasi hijau dan peta jalan pembangunan berkelanjutan mereka.

Bapak Phan Chi Cong, Kepala Departemen Teknik Mesin Perusahaan Gabungan Karet Da Nang (DRC), mengatakan bahwa perusahaan saat ini menggunakan sekitar 4MW tenaga surya, yang mencakup sekitar 5% dari total konsumsi listrik perusahaan.

Dalam rencana pengembangan ke depannya, perusahaan akan terus memperluas skala tenaga surya atap untuk mengurangi emisi CO2 dan menghemat biaya produksi.

Dalam tiga tahun ke depan, perusahaan menargetkan untuk menambah 3-5MW lagi, berupaya mencapai proporsi 10-15% dari total konsumsi listrik.

Menurut Bapak Bui Do Quoc Huy, Wakil Direktur Perusahaan Listrik Da Nang, saat ini terdapat lebih dari 5.400 sistem tenaga surya atap di kota tersebut dengan total kapasitas terpasang sekitar 351 MWp.

Dari jumlah tersebut, 3.889 sistem dikembangkan sebelum tahun 2021 dengan total kapasitas sekitar 244 MWp, dan 1.589 merupakan sistem tenaga surya atap yang menghasilkan dan mengonsumsi energi sendiri dengan total kapasitas sekitar 107 MWp.

Yang perlu diperhatikan, dari total jumlah sistem tenaga surya atap yang saat ini beroperasi, lebih dari 4.300 di antaranya milik rumah tangga, yang mencakup hampir 80%, sedangkan sisanya milik fasilitas manufaktur, pusat perbelanjaan, bisnis, dan tempat usaha jasa.

Menurut Perusahaan Listrik Da Nang, harga sistem tenaga surya tanpa penyimpanan saat ini berkisar antara 7 hingga 9 juta VND/kWp, sedangkan sistem dengan penyimpanan baterai berharga sekitar 11 hingga 16 juta VND/kWp tergantung kapasitasnya.

Untuk rumah tangga yang menggunakan sekitar 700-900 kWh listrik per bulan, yang setara dengan tagihan listrik sekitar 2-3 juta VND, investasi pada sistem tenaga surya yang dikombinasikan dengan penyimpanan dianggap tepat dan berpotensi memberikan pengembalian investasi yang wajar.

Hal ini juga dilihat sebagai solusi untuk membantu rumah tangga secara bertahap beralih ke model konsumsi energi yang lebih ramah lingkungan, ekonomis, dan berkelanjutan.

Reporter: Talita Malinda