Mengintip Pusat Riset Mobil Pintar Changan di Tiongkok
CHINA - China menjadi destinasi perdana kunjungan rombongan Media Sumatera bersama Konsulat Jenderal China pada Senin (22/6/2026) siang waktu setempat.
Dalam kesempatan tersebut, belasan kendaraan berbagai jenis dengan teknologi canggih turut dipamerkan.
Mobil-mobil yang ditampilkan menawarkan kenyamanan serta standar keselamatan teruji dengan mengusung konsep futuristik.
Overseas Brand Center Changan Automobile, Juntao Jiang, mengungkapkan bahwa perusahaan tempatnya bekerja merupakan pusat riset mobil cerdas (smart car) yang telah beroperasi sejak 1981.
Changan kini mengembangkan beragam jenis kendaraan pintar, mulai dari mobil penumpang, kendaraan komersial, hingga kendaraan energi baru (NEV).
"Ada dua pilihan soal bahan bakar mobilnya yakni listrik dan listrik-hybrid," jelas Juntao kepada Suarariau.id dan tim media.
Ia menyebut bahwa di Kota Chongqing, sekitar 60 persen kendaraan telah menggunakan bahan bakar energi terbarukan, sedangkan 40 persen sisanya masih menggunakan bahan bakar minyak (BBM).
Pada kesempatan yang sama, Commentator R&D Center Changan Automobile, Xiaoxia Jiang, memaparkan merek-merek mobil produksi mereka, yakni Deepal, AVATR, dan Qiyuan.
Selain merek sendiri, Changan juga menjalin kerja sama strategis dengan perusahaan otomotif global seperti Ford Motor Company dan Mazda Motor Corporation.
"Kami berkolaborasi, di antaranya dengan Mazda," ungkap Xiaoxia.
Beberapa mobil pintar besutan Changan dibanderol dengan harga yang setara mobil populer di Indonesia, namun dengan teknologi serta keamanan yang jauh lebih canggih.
Selama beberapa tahun terakhir, pihak perusahaan secara aktif terus mendorong transformasi menuju kendaraan listrik dan kendaraan pintar.
Sejumlah kendaraan diproduksi mulai dari jenis sedan, SUV, hingga double cabin, bahkan perusahaan turut memamerkan purwarupa kendaraan canggih mereka.
Mobil-mobil buatan Changan menawarkan keunggulan beragam, mulai dari aktivasi dengan sentuhan hingga lampu depan yang dapat berfungsi sebagai proyektor layaknya bioskop pribadi.
Xiaoxia menuturkan bahwa kendaraan pintar tersebut diciptakan agar proses mengemudi lebih hemat, dilengkapi teknologi responsif serta sensor parkir tanpa meninggalkan nilai estetika.
"Mobil dikembangkan dengan saver driving intuitive guidance, personalized aesthetics dan parking to-parking," terangnya dalam presentasi.