Mobil Listrik China Bangun Pabrik di RI Guna Penuhi Target TKDN 60
- Rabu, 29 April 2026
JAKARTA – Ekspansi besar-besaran terjadi saat produsen mobil listrik China bangun pabrik di Indonesia demi memenuhi syarat TKDN 60 persen agar mendapatkan insentif pasar.
Langkah strategis ini diambil sebagai respon terhadap regulasi pemerintah yang mendorong lokalisasi industri otomotif ramah lingkungan.
Kehadiran fasilitas produksi tersebut diharapkan mampu memperkuat rantai pasok dalam negeri secara berkelanjutan.
Baca JugaESDM Respons Tambang Nikel WBN Tutup dengan Opsi Revisi RKAB
"Investasi ini menjadi bukti nyata bahwa pelaku industri mobil listrik asal China berkomitmen meningkatkan nilai tambah lokal melalui pencapaian TKDN 60 persen," ujar juru bicara industri otomotif, sebagaimana dilangsir dari berbagai sumber, Rabu (29/4/2026).
Pihak manajemen berpendapat bahwa pembangunan pabrik di wilayah Indonesia akan memangkas biaya logistik yang selama ini menjadi kendala harga jual tinggi.
Beberapa merek ternama bahkan sudah mulai menjajaki kerja sama dengan perusahaan baterai nasional.
Proses rekrutmen tenaga kerja lokal direncanakan mulai berjalan pada akhir semester 1 tahun ini.
Penyerapan material dari vendor domestik diprediksi akan meningkat signifikan seiring beroperasinya lini produksi baru tersebut.
Otoritas terkait terus memantau perkembangan pembangunan fisik gedung utama yang berlokasi di kawasan industri terpadu.
Pemerintah optimistis bahwa harga kendaraan listrik akan semakin terjangkau bagi masyarakat luas setelah komponen lokal mendominasi.
Target produksi tahunan diperkirakan mencapai angka 50.000 unit untuk memenuhi kebutuhan pasar domestik dan ekspor.
Sentimen positif dari investor asing diharapkan dapat mempercepat transisi energi di sektor transportasi nasional secara menyeluruh.
Talita Malinda
Energika.id adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Gerak Cepat PLN, Kurang dari 1 Jam Listrik Kembali Normal di GI Angke
- Jumat, 17 April 2026
Menekraf Sebut Aset Kripto Perkuat Komersialisasi Kekayaan Intelektual Ekraf
- Jumat, 10 April 2026
Berita Lainnya
Terpopuler
1.
Minyak Goreng Subsidi Langka di Pasar Tradisional NTB
- 30 April 2026
2.
3.
4.
5.
iCar Generasi Terbaru Tawarkan Konsep Mobilitas Modern
- 30 April 2026











