Selain Minyak Mentah RI Buka Peluang Impor LPG Dari Rusia
- Minggu, 03 Mei 2026
JAKARTA – Selain minyak mentah RI buka peluang impor LPG dari Rusia guna memperkuat stok energi nasional dan menstabilkan harga kebutuhan pokok masyarakat di dalam negeri.
Pemerintah terus berupaya mencari sumber energi dengan harga yang lebih kompetitif demi meringankan beban subsidi pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara.
"Kami memang membuka peluang untuk itu, termasuk LPG, karena kita butuh pasokan yang stabil dan harga yang bagus untuk rakyat," ujar amien , sebagaimana dilangsir dari berbagai sumber, Minggu (3/5/2026).
Baca JugaTarif Listrik Mei 2026 Dipastikan Tetap Demi Jaga Daya Beli Warga
Amien berpendapat, bahwa langkah penjajakan kerja sama ini merupakan bagian dari diplomasi energi untuk memastikan ketersediaan bahan bakar tetap aman di tengah gejolak pasar global.
Pertimbangan ini muncul seiring dengan meningkatnya kebutuhan konsumsi gas rumah tangga yang terus merangkak naik setiap tahunnya.
Rusia dipandang sebagai salah satu produsen energi terbesar yang mampu menyediakan volume besar untuk kebutuhan industri maupun domestik Indonesia.
Skema pembayaran dan jalur logistik menjadi poin utama yang sedang dikaji secara mendalam oleh tim teknis lintas kementerian.
Potensi kerja sama ini tidak hanya terbatas pada jual beli komoditas saja melainkan juga menyentuh aspek investasi infrastruktur energi.
Jika rencana ini terealisasi maka ketergantungan pada pemasok tradisional dapat dikurangi secara signifikan mulai 2026.
Keamanan energi nasional menjadi prioritas utama dalam setiap pengambilan keputusan strategis di sektor minyak dan gas bumi.
Talita Malinda
Energika.id adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Gerak Cepat PLN, Kurang dari 1 Jam Listrik Kembali Normal di GI Angke
- Jumat, 17 April 2026
Menekraf Sebut Aset Kripto Perkuat Komersialisasi Kekayaan Intelektual Ekraf
- Jumat, 10 April 2026











