AS Longgarkan Sanksi Minyak Rusia India dan China Borong Diskon
- Minggu, 03 Mei 2026
JAKARTA – AS longgarkan sanksi minyak Rusia India dan China borong diskon besar-besaran untuk mengamankan pasokan energi nasional di tengah dinamika pasar global.
Langkah Washington memberikan ruang gerak baru bagi pasar energi internasional setelah periode pembatasan yang cukup ketat.
"Keputusan ini diambil untuk memastikan stabilitas pasokan energi global tetap terjaga meskipun tekanan terhadap Moskow terus berlanjut," ujar muyu xu , sebagaimana dilangsir dari berbagai sumber, Minggu (3/5/2026).
Baca JugaTarif Listrik Mei 2026 Dipastikan Tetap Demi Jaga Daya Beli Warga
muyu xu berpendapat, bahwa penyesuaian regulasi ini memungkinkan aliran minyak tetap tersedia di pasar tanpa memberikan keuntungan finansial yang tidak semestinya kepada pihak produsen.
New Delhi dan Beijing bergerak cepat memanfaatkan situasi ini dengan meningkatkan volume pembelian kargo minyak mentah dari pelabuhan Rusia.
Harga yang jauh di bawah rata-rata pasar internasional menjadi daya tarik utama bagi 2 raksasa ekonomi Asia tersebut.
Banyak kilang minyak di wilayah tersebut kini mengalihkan fokus mereka pada pengolahan produk mentah dari wilayah Ural.
Data pelacakan kapal menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada jumlah tanker yang menuju wilayah timur dalam beberapa pekan terakhir.
Para analis memperkirakan bahwa konsumsi energi yang stabil akan sangat bergantung pada kelanjutan kebijakan pelonggaran ini.
Stabilitas ekonomi internal menjadi alasan kuat bagi pemerintah setempat untuk terus menjajaki peluang pembelian komoditas energi dengan harga ekonomis.
Talita Malinda
Energika.id adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Gerak Cepat PLN, Kurang dari 1 Jam Listrik Kembali Normal di GI Angke
- Jumat, 17 April 2026
Menekraf Sebut Aset Kripto Perkuat Komersialisasi Kekayaan Intelektual Ekraf
- Jumat, 10 April 2026











