LUMAJANG - Nasib malang menimpa Mistar, seorang peternak yang berdomisili di Desa Tegalbangsri, Kecamatan Ranuyoso, Lumajang, Jawa Timur, pada Senin (18/5/2026). Mendekati momentum perayaan Hari Raya Iduladha, Mistar justru tertimpa musibah kehilangan seekor sapi jenis blasteran limusin miliknya akibat digondol oleh komplotan pencuri.
Peristiwa kriminal tersebut awal mula diketahui sewaktu korban bermaksud untuk memberikan pakan kepada hewan peliharaannya itu sekitar pukul 03.00 WIB. Saat tiba di tempat, ia terperanjat mendapati area kandang yang sudah dalam keadaan kosong melompong tanpa ada sapinya.
"Dan baru dilaporkan di polsek sekira pukul 09.00 WIB. Sapi yang dicuri berwarna merah jenis kelamin betina," ujar Kasubsi Humas Polres Lumajang, Ipda Suprapto, Senin (18/5/2026).
Mengenai taktik kriminal yang dilancarkan, kata ia, pihak pelaku merusak serta menjebol bagian dinding belakang kandang, barulah setelah itu maling tersebut menuntun sapi kepunyaan korban keluar.
"Pelaku masuk lewat dinding belakang kandang milik korban. Kemudian memutus tali tampar dan mengambil sapi tersebut dari kandangnya," kata Suprapto.
Terjunkan Anjing Pelacak
Suprapto menjelaskan bahwa jajaran kepolisian saat ini sudah menerjunkan unit K9 atau anjing pelacak kepemilikan Polres Lumajang guna mengendus serta melacak jejak rute pelarian sapi yang hilang diambil tersebut.
"Kami masih lakukan pencarian. Karena lokasinya berada di daerah perkebunan tebu. Makanya kami gunakan K9 untuk melacak hewan ternak tersebut," imbuhnya.
Berkaca dari insiden ini, Suprapto melayangkan imbauan kepada seluruh lapisan masyarakat Lumajang agar meningkatkan intensitas kewaspadaan dalam menjaga hewan ternak mereka, khususnya sapi. Hal tersebut dikarenakan potensi kasus pidana pencurian hewan ternak rentan mengalami kenaikan menjelang perayaan Iduladha, selaras dengan melonjaknya kebutuhan pasar untuk keperluan kurban.