Serangan Rudal Rusia di Ukraina Timur Tewaskan Empat Warga Sipil

Seorang pria berdiri di dekat barikade yang dibuat dengan mobil polisi yang hancur di Lysychansk. (Sumber Foto: NET)
Penulis: Talita Malinda
Selasa, 26 Mei 2026 | 11:41:34 WIB

JAKARTA – Rusia kembali melancarkan serangan terhadap wilayah Ukraina setelah sebelumnya menghujani Kiev dengan puluhan rudal canggih dan ratusan drone.

Gempuran terbaru ini mengakibatkan empat orang tewas di Kharkiv dan Donetsk. "Serangan Rusia menewaskan empat orang dan melukai lebih dari selusin lainnya di Ukraina timur pada hari Senin," kata otoritas setempat dilansir AFP, Senin (25/5/2026).

Gubernur wilayah tersebut pun mengonfirmasi adanya korban jiwa.

Dua korban tewas di antaranya merupakan pria lansia dan pria dewasa. "Serangan di kota Dergachi di wilayah Kharkiv timur laut Ukraina menewaskan dua pria berusia 68 dan 25 tahun dan melukai hampir dua lusin lainnya," kata gubernur wilayah tersebut, Oleg Synegubov.

Pasukan Rusia sempat menduduki sebagian besar wilayah perbatasan Kharkiv saat melakukan invasi pada tahun 2022, namun mereka berhasil dipukul mundur beberapa bulan setelahnya dalam serangan balasan Ukraina yang mempermalukan Kremlin.

Sementara itu, Wali Kota Kramatorsk, Oleksandr Goncharenko, melaporkan adanya serangan terpisah di Kramatorsk, wilayah Donetsk timur Ukraina, yang menewaskan dua orang lainnya.

Invasi Moskow yang sedianya bertujuan untuk memaksa Kyiv menyerah dengan cepat telah berkembang menjadi konflik paling mematikan di Eropa sejak Perang Dunia II, menyebabkan ratusan ribu jiwa melayang di kedua belah pihak serta jutaan penduduk mengungsi.

Rusia dan Ukraina terpantau meningkatkan intensitas serangan mematikan dalam beberapa pekan terakhir, seiring dengan upaya perdamaian yang dipimpin AS menjadi terhenti karena perhatian Washington kini lebih terfokus pada konflik di Timur Tengah.

Reporter: Talita Malinda