Astra Komponen Indonesia Pasang PLTS Atap untuk Tekan Emisi Karbon

PLTS Atap di Area Operasional PT Astra Komponen Indonesia. ( Sumber : NET )
Penulis: Talita Malinda
Selasa, 02 Juni 2026 | 09:57:45 WIB

JAKARTA - Penggunaan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) atap di sektor industri kian meningkat seiring kebutuhan perusahaan dalam menekan emisi karbon serta meningkatkan efisiensi energi.

Implementasi terbaru dilakukan pada fasilitas produksi PT Astra Komponen Indonesia (ASKI) di Bogor dengan pemasangan PLTS atap berkapasitas 788,97 kilowatt peak (kWp).

Proyek ini dikerjakan oleh PT Energia Prima Nusantara (EPN), yang merupakan anak usaha PT United Tractors Tbk di bidang energi terbarukan.

Sistem tersebut menggunakan 1.326 panel surya dan diproyeksikan mampu memproduksi listrik sebesar 1.084.981 kilowatt hour (kWh) pada tahun pertama.

Selain menyediakan pasokan listrik terbarukan, PLTS ini diperkirakan dapat memangkas emisi karbon hingga sekitar 900 ton karbon dioksida (CO2) setiap tahunnya.

Direktur EPN, Achmad Rizal Roesindrawan, mengungkapkan bahwa pemanfaatan energi surya di industri adalah langkah mendukung transisi energi serta efisiensi energi.

“EPN sudah berpengalaman sejak tahun 2018 dan hingga saat ini telah mengembangkan kapasitas PLTS mencapai 37 MWp. Terima kasih atas kepercayaan yang diberikan oleh ASKI. Semoga kehadiran PLTS ini dapat membantu efisiensi energi ASKI sekaligus memberikan kontribusi positif terhadap lingkungan,” ujar Achmad Rizal dikutip Senin (1/6/2026).

Sementara itu, Presiden Direktur ASKI, Prihatanto Agung Lesmono, menyatakan penggunaan PLTS merupakan upaya perusahaan dalam mengurangi jejak karbon sekaligus memperkuat sinergi internal Grup Astra.

“Value chain sesama Astra untuk memperkuat sesama perusahaan Astra, terutama pada perusahaan kami yang memproduksi alat kesehatan. Langkah ini adalah kontribusi nyata terhadap lingkungan oleh ASKI dan pengurangan emisi karbon,” kata Prihatanto.

Perusahaan kini tengah mempertimbangkan pengembangan sistem penyimpanan energi berbasis baterai untuk mengoptimalkan penggunaan listrik dari panel surya.

“Selanjutnya kami memperhitungkan bersama untuk pemasangan baterai berkolaborasi dengan EPN. Pemakaian solar panel bisa tersambung sempurna dengan mesin yang ASKI miliki. Semoga ini menjadi kerja sama awal dan lebih besar lagi ke depannya,” ujarnya.

Pemanfaatan PLTS atap di sektor industri kini semakin krusial di tengah dorongan pemerintah untuk meningkatkan bauran energi baru terbarukan serta melepas ketergantungan pada energi fosil.

Penggunaan energi surya menjadi strategi perusahaan untuk mencapai target keberlanjutan sekaligus meningkatkan efisiensi operasional dalam jangka panjang.

Reporter: Talita Malinda