Harga BBM Pertalite & Pertamax 1 April 2026 Tak Berubah, Bagaimana Harga di SPBU BP dan Vivo?
- Kamis, 02 April 2026
JAKARTA - Upaya menjaga stabilitas energi nasional kembali ditegaskan pemerintah dan pelaku industri energi pada awal April 2026.
Di tengah lonjakan harga minyak mentah dunia, keputusan untuk tidak menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) menjadi langkah penting yang berdampak langsung bagi masyarakat luas. Kebijakan ini tidak hanya berlaku di SPBU milik Pertamina, tetapi juga di sejumlah SPBU swasta seperti BP dan Vivo.
Kondisi ini menunjukkan adanya sinergi antara kebijakan pemerintah dan pelaku usaha dalam menjaga stabilitas harga energi, sekaligus mencegah gejolak di tengah ketidakpastian global. Dengan harga yang tetap, masyarakat diharapkan dapat menjalankan aktivitas tanpa tekanan tambahan dari sisi biaya bahan bakar.
Baca JugaPGN Dorong Penggunaan BBG untuk Kendaraan Harga Stabil Rp 4500 Per Liter
Pemerintah dan Pertamina Jaga Stabilitas Harga BBM
Pertamina melalui Pertamina Patra Niaga memastikan bahwa seluruh jenis BBM, baik subsidi maupun non-subsidi, tidak mengalami kenaikan harga per 1 April 2026. Langkah ini merupakan bagian dari komitmen dalam menjaga ketersediaan energi nasional sekaligus mengikuti kebijakan pemerintah.
Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV. Dumatubun, menyampaikan bahwa pihaknya terus menjalankan berbagai strategi untuk menjaga stabilitas tersebut. Selain mengikuti kebijakan harga, Pertamina juga melakukan efisiensi distribusi dan negosiasi dengan pemasok.
"Kami juga mengimbau masyarakat untuk menggunakan energi secara bijak sesuai kebutuhan dan tidak terpengaruh oleh informasi yang dapat memicu panic buying," ujar Roberth.
Imbauan ini menjadi penting di tengah meningkatnya kekhawatiran akibat fluktuasi harga minyak global. Penggunaan energi secara bijak dinilai sebagai salah satu kunci dalam menjaga ketahanan energi nasional.
Harga BBM Subsidi dan Non-Subsidi Tetap Berlaku Nasional
BBM di SPBU Pertamina dibagi menjadi dua kategori utama, yakni subsidi dan non-subsidi. Untuk BBM subsidi, harga tetap sama di seluruh wilayah Indonesia.
Berikut rinciannya:
- Pertalite: Rp 10.000 per liter
- Biosolar: Rp 6.800 per liter
Sementara itu, harga BBM non-subsidi bervariasi tergantung wilayah pemasaran. Penyesuaian ini mempertimbangkan distribusi dan kondisi masing-masing daerah, namun secara umum tidak mengalami perubahan dari bulan sebelumnya.
Daftar Lengkap Harga BBM Nonsubsidi Pertamina per 1 April 2026
Aceh
- Pertamax: Rp 12.600
- Pertamax Turbo: Rp 13.350
- Dexlite: Rp 14.500
- Pertamina Dex: Rp 14.800
Free Trade Zone (FTZ) Sabang
- Pertamax: Rp 11.500
- Dexlite: Rp 13.250
Sumatera Utara
- Pertamax: Rp 12.600
- Pertamax Turbo: Rp 13.350
- Dexlite: Rp 14.500
- Pertamina Dex: Rp 14.800
Sumatera Barat
- Pertamax: Rp 12.900
- Pertamax Turbo: Rp 13.650
- Dexlite: Rp 14.800
- Pertamina Dex: Rp 15.100
Riau & Kepulauan Riau
- Pertamax: Rp 12.900
- Pertamax Turbo: Rp 13.650
- Dexlite: Rp 14.800
- Pertamina Dex: Rp 15.100
Free Trade Zone (FTZ) Batam
- Pertamax: Rp 11.750
- Pertamax Turbo: Rp 12.400
- Dexlite: Rp 13.450
- Pertamina Dex: Rp 13.800
Jambi, Bengkulu, Sumatera Selatan, Bangka Belitung, Lampung
- Pertamax: Rp 12.600
- Pertamax Turbo: Rp 13.350
- Dexlite: Rp 14.500
- Pertamina Dex: Rp 14.800
DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, NTB
- Pertamax: Rp 12.300
- Pertamax Turbo: Rp 13.100
- Pertamax Green 95: Rp 12.900
- Dexlite: Rp 14.200
- Pertamina Dex: Rp 14.500
Nusa Tenggara Timur
- Pertamax: Rp 12.600
- Pertamax Turbo: Rp 13.350
- Dexlite: Rp 14.500
- Pertamina Dex: Rp 14.800
Kalimantan Barat, Tengah, Timur
- Pertamax: Rp 12.600
- Pertamax Turbo: Rp 13.350
- Dexlite: Rp 14.500
- Pertamina Dex: Rp 14.800
Kalimantan Selatan
- Pertamax: Rp 12.900
- Pertamax Turbo: Rp 13.650
- Dexlite: Rp 14.800
- Pertamina Dex: Rp 15.100
Kalimantan Utara
- Pertamax: Rp 12.900
- Pertamax Turbo: Rp 13.650
- Dexlite: Rp 14.800
- Pertamina Dex: Rp 15.100
Sulawesi (Utara, Tengah, Tenggara, Selatan, Barat)
- Pertamax: Rp 12.600
- Pertamax Turbo: Rp 13.350
- Dexlite: Rp 14.500
- Pertamina Dex: Rp 14.800
Maluku, Maluku Utara
- Pertamax: Rp 12.600
- Dexlite: Rp 14.500
Papua & wilayah Papua lainnya (Papua Barat, Selatan, Pegunungan, Tengah, Barat Daya)
- Pertamax: Rp 12.600
- Pertamax Turbo: Rp 13.350
- Dexlite: Rp 14.500
- Pertamina Dex: Rp 14.800
SPBU Swasta Ikut Menahan Harga, Stok Masih Terbatas
Tidak hanya Pertamina, SPBU swasta seperti BP dan Vivo juga memilih untuk tidak menaikkan harga BBM pada periode yang sama. Namun, kondisi di lapangan menunjukkan adanya keterbatasan pilihan produk.
Di SPBU VIVO Kemang, Jakarta Selatan, saat ini hanya tersedia BBM jenis Revvo 92 dengan harga Rp 12.390 per liter. Hal serupa juga terlihat di SPBU BP-AKR Lenteng Agung, yang hanya menyediakan BBM BP 92 dengan harga yang sama.
SPBU BP-AKR di Joglo Jakarta Barat juga menunjukkan kondisi serupa, dengan satu jenis BBM yang tersedia tanpa perubahan harga dibandingkan bulan sebelumnya.
Sementara itu, di beberapa SPBU Shell di wilayah Jakarta Selatan, ketersediaan produk bahkan lebih terbatas. Papan harga masih menunjukkan angka Rp 0, menandakan belum tersedianya produk BBM secara lengkap.
Stabilitas Harga Jadi Kunci Ketahanan Energi Nasional
Kondisi harga BBM yang tetap di tengah tekanan global menjadi sinyal positif bagi stabilitas ekonomi nasional. Namun demikian, pemerintah dan pelaku usaha tetap mengingatkan pentingnya konsumsi energi yang bijak.
Selain menjaga distribusi tetap lancar, partisipasi masyarakat dalam menggunakan energi secara efisien dinilai menjadi faktor penting dalam menjaga keseimbangan pasokan dan permintaan.
Dengan kombinasi kebijakan harga, efisiensi operasional, serta kesadaran publik, diharapkan ketahanan energi nasional tetap terjaga meski menghadapi dinamika global yang tidak menentu.
Mazroh Atul Jannah
Energika.id adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
BI Sebut QRIS Cross Border Jadi Kunci Kerja Sama Indonesia dan Korea Selatan
- Kamis, 02 April 2026
OJK Dorong Implementasi POJK Asuransi Kesehatan Berjalan Lancar dan Optimal
- Kamis, 02 April 2026
Simak Rekomendasi Saham 2 April 2026 Saat IHSG Berpotensi Melanjutkan Penguatan
- Kamis, 02 April 2026
Berita Lainnya
Pertamina Hulu Mahakam Onstreamkan Dua Sumur Baru, Target Produksi 20 MMscfd
- Kamis, 02 April 2026











