Pemerintah Siapkan Subsidi Lebih Besar untuk Mobil Listrik Baterai Nikel
- Rabu, 13 Mei 2026
JAKARTA – Pemerintah sedang menyusun kembali penyaluran bantuan insentif bagi kendaraan listrik dengan sistem yang akan dikelompokkan berdasarkan jenis teknologi baterainya.
Mobil listrik yang memakai baterai berbahan dasar nikel direncanakan akan memperoleh nilai insentif yang lebih tinggi.
Menteri Keuangan Purbaya menegaskan bahwa program subsidi tersebut hanya diperuntukkan bagi kendaraan listrik murni dan tidak melibatkan varian hibrida.
Baca JugaSolusi Praktis, Tukar Baterai Motor Listrik Cukup Hitungan Menit
Salah satu poin penting dalam bantuan ini yaitu Pajak Pertambahan Nilai yang bakal ditanggung oleh pemerintah, yang mana saat ini rincian aturan teknisnya masih dalam proses pengkajian mendalam.
Purbaya menjelaskan bahwa pembedaan besaran subsidi itu dilakukan untuk menyesuaikan teknologi baterai yang terpasang pada tiap kendaraan.
Kebijakan dalam memberikan keistimewaan terhadap baterai nikel ini sejalan dengan program hilirisasi industri dalam negeri, mengingat Indonesia merupakan pemilik cadangan nikel yang melimpah.
Menanggapi kebijakan itu, pihak BYD sebagai produsen yang menggunakan teknologi baterai LFP menyampaikan bahwa pada prinsipnya setiap teknologi memiliki visi yang serupa.
Luther Panjaitan, selaku Head of PR & Government Relations PT BYD Motor Indonesia, menyatakan bahwa pihaknya masih menunggu keputusan resmi berkaitan dengan regulasi tersebut.
Luther juga menuturkan bahwa BYD telah menyiapkan strategi jangka panjang serta memandang pemberian insentif sebagai bagian dari dinamika perkembangan pasar.
Talita Malinda
Energika.id adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Gerak Cepat PLN, Kurang dari 1 Jam Listrik Kembali Normal di GI Angke
- Jumat, 17 April 2026
Menekraf Sebut Aset Kripto Perkuat Komersialisasi Kekayaan Intelektual Ekraf
- Jumat, 10 April 2026











