Pemkab Serang Fokus Kelola Sampah Jadi Energi Listrik Terbarukan

Kamis, 30 April 2026 | 13:51:32 WIB
ilustrasi pengolahan sampah

SERANG – Pemkab Serang fokus kelola sampah jadi energi listrik guna mengatasi tumpukan limbah di TPSA Cilowong sekaligus menambah pasokan listrik daerah yang ramah lingkungan.

Kebijakan ini diambil sebagai solusi jangka panjang dalam menghadapi darurat lahan pembuangan akhir yang semakin menyusut kapasitasnya.

Bahlil berpendapat, bahwa kehadiran teknologi pengolahan limbah menjadi sumber daya baru sejatinya berfungsi untuk meningkatkan potensi ekonomi daerah sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.

"Dampak El Nino ini nyata, jangan tunggu api membesar baru kita sibuk memadamkan," ujar Hanif Faisol, saat wawancara di tempat/gedung pada, Selasa (28/4/2026).

Pemerintah daerah tengah menjajaki kemitraan dengan investor teknologi hijau untuk membangun instalasi pengolahan berkapasitas besar.

Penerapan teknologi termal atau insinerasi modern diklaim mampu memusnahkan residu sampah tanpa menghasilkan emisi yang berbahaya bagi warga sekitar.

Setiap hari sebanyak 800 ton sampah masuk ke area pembuangan dan jumlah ini terus meningkat seiring pertumbuhan pemukiman.

Potensi daya listrik yang dihasilkan dari proyek ini diproyeksikan mampu menerangi ribuan rumah tangga di wilayah perdesaan Serang.

Dinas terkait sedang menyusun studi kelayakan agar integrasi sistem pengolahan ini tidak membebani anggaran pendapatan daerah secara berlebihan.

Selain memproduksi listrik, proses pengolahan ini juga menghasilkan produk sampingan berupa material bahan bangunan dari sisa pembakaran.

Warga setempat diharapkan mulai memilah sampah sejak dari rumah agar efisiensi mesin pengolah energi bekerja secara maksimal.

Langkah berani ini memposisikan daerah sebagai pelopor dalam implementasi konsep ekonomi sirkular di provinsi Banten.

Terkini