Dukung Energi Terbarukan, IIF Jamin Sukuk Ijarah Arkora Hydro
JAKARTA – PT Indonesia Infrastructure Finance (IIF) memberikan fasilitas penjaminan senilai Rp645 miliar untuk penerbitan Sukuk Ijarah Berkelanjutan Berwawasan Lingkungan I Tahun 2026 milik PT Arkora Hydro Tbk.
Penjaminan tersebut diberikan seiring dengan meningkatnya kebutuhan pendanaan bagi proyek energi terbarukan di Indonesia.
Perjanjian fasilitas penjaminan tersebut telah resmi ditandatangani pada 20 Mei 2026.
Dana penjaminan dimanfaatkan untuk meningkatkan profil kredit sukuk serta menjaga kepercayaan investor terhadap instrumen pembiayaan hijau di pasar domestik.
Presiden Direktur/CEO IIF Rizki Pribadi Hasan menyatakan bahwa kerja sama tersebut menunjukkan kebutuhan instrumen pendanaan yang mendukung transisi energi nasional. “Kerja sama ini mencerminkan komitmen IIF dalam mendorong transisi energi Indonesia melalui penyediaan instrumen pembiayaan hijau yang kredibel,” kata Rizki dalam keterangannya, Senin (25/5/2026).
IIF dan Arkora Hydro telah menjalin kerja sama sejak 2019 dalam pembiayaan berbagai proyek pembangkit listrik tenaga air, termasuk penerbitan obligasi hijau pada 2023.
Di luar energi terbarukan, IIF pada awal tahun ini juga menyalurkan pembiayaan untuk proyek di bidang kesehatan dan pelabuhan.
Saat ini, pipeline transaksi perusahaan mencakup sektor telekomunikasi dan infrastruktur digital.
IIF menilai instrumen pembiayaan hijau dapat membuka akses pendanaan lebih luas bagi proyek infrastruktur yang layak secara finansial serta mendorong pendalaman pasar modal domestik.
Melalui kerja sama tersebut, IIF berharap minat pasar keuangan terhadap pembiayaan infrastruktur berkelanjutan terus meningkat seiring kebutuhan investasi transisi energi nasional.