PTPN I Optimalkan Lahan untuk Hilirisasi Bioenergi Nasional
LAMPING SELATAN - Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi, Todotua Pasaribu, melakukan peninjauan terhadap lahan PTPN I Regional 7 di Kebun Rejosari, Natar, Lampung Selatan, yang direncanakan sebagai lokasi penanaman sorgum, Selasa (10/6/2026).
Didampingi Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal dan Direktur Utama PTPN I Teddy Yunirman Danas, Wakil Menteri Investasi sekaligus Wakil Kepala BKPM tersebut menegaskan bahwa PTPN I memiliki sumber daya yang memadai dalam mendukung program Presiden terkait ketahanan energi nasional.
"Ketahanan pangan dan energi adalah program Bapak Presiden yang butuh percepatan karena urgensinya sangat tinggi. Pilihannya hanya dari bioenergi yang diolah dari tumbuhan. PTPN I sebagai BUMN Perkebunan memiliki resources yang paling siap untuk menjawab tuntutan tersebut. Itulah alasan kami berkolaborasi dengan PTPN I dalam program ini," ujar Todotua kepada media di lokasi peninjauan.
Teddy merespons positif atas kepercayaan yang diberikan oleh pemerintah pusat.
Dalam pernyataannya, ia menegaskan komitmen penuh PTPN I sebagai bagian dari Holding Perkebunan Nusantara untuk mendayagunakan aset serta lahan demi mendukung swasembada energi nasional, salah satunya melalui budidaya sorgum terintegrasi.
Penanaman sorgum di Kebun Rejosari merupakan langkah strategis sekaligus kontribusi nyata PTPN I dalam mendukung hilirisasi berbasis bioenergi yang dicanangkan pemerintah.
"Kami tidak hanya menyiapkan lahan yang potensial, tetapi juga memastikan tata kelola budidaya sorgum ini dilakukan secara optimal, efisien, dan berkelanjutan agar dapat segera menghasilkan bahan baku energi terbarukan yang dibutuhkan negara," tegas Teddy.
Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, menyampaikan dukungannya terhadap terpilihnya Provinsi Lampung, khususnya lahan PTPN I Regional 7, sebagai lokasi proyek strategis ini.
Ia berharap sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan BUMN perkebunan ini dapat menjadi motor penggerak ekonomi baru bagi masyarakat sekitar, sekaligus memperkuat posisi Lampung sebagai lumbung pangan dan energi hijau nasional.