PLN IP Services Perkuat Energi Hijau Melalui PLTS dan BESS

PLN IP Services Perkuat PLTS dan BESS. ( Sumber : NET )
Penulis: Talita Malinda
Rabu, 10 Juni 2026 | 12:49:06 WIB

JAKARTA - PT PLN Indonesia Power Services (PLN IP Services) secara konsisten memperkuat perannya dalam pengembangan infrastruktur energi nasional melalui berbagai layanan Engineering, Procurement, and Construction (EPC) yang mencakup proyek PLTS, sistem kelistrikan modern, serta berbagai solusi energi terbarukan.

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya perusahaan dalam mendukung transisi energi serta pengembangan sistem energi yang lebih andal, efisien, dan berkelanjutan di Indonesia.

Dalam publikasi bertajuk "Jejak Solusi EPC PLN IP Services untuk Masa Depan Energi Indonesia" yang diterima Selasa (09/06/2026), perusahaan menjelaskan bahwa mereka tidak hanya berfokus pada pembangunan pembangkit listrik konvensional, tetapi juga aktif mengembangkan proyek energi terbarukan, khususnya PLTS dan teknologi pendukung transisi energi.

PLN IP Services menyatakan bahwa solusi yang ditawarkan mencakup pembangunan PLTS skala utilitas, PLTS rooftop, Battery Energy Storage System (BESS), Smart Grid dan Hybrid System, Power Quality Solution, pembangunan pembangkit dan transmisi listrik, hingga instalasi minyak dan gas.

Berbagai layanan tersebut dirancang untuk mendukung pengembangan energi terbarukan sekaligus meningkatkan keandalan sistem kelistrikan nasional.

Menurut perusahaan, kebutuhan terhadap energi terbarukan dan sistem energi yang lebih modern terus meningkat seiring bertambahnya kebutuhan listrik nasional.

Oleh karena itu, pengembangan PLTS, sistem penyimpanan energi, serta integrasi teknologi digital menjadi bagian penting dalam pembangunan sektor energi ke depan.

Dalam menjalankan berbagai proyek EPC, PLN IP Services didukung oleh sejumlah sertifikasi dan perizinan strategis.

Sertifikasi tersebut meliputi sertifikasi badan usaha EPC untuk berbagai jenis pembangkit, sertifikasi EPC transmisi, SIUJPTL untuk pemeliharaan dan EPC, sertifikasi penunjang panas bumi, serta sertifikasi konstruksi dan instalasi energi.

PLN IP Services menjelaskan bahwa sertifikasi tersebut menjadi fondasi penting dalam memastikan setiap proyek PLTS, proyek energi terbarukan, maupun infrastruktur kelistrikan lainnya dapat memenuhi standar industri dan regulasi yang berlaku.

Sejumlah proyek yang telah dikerjakan PLN IP Services menunjukkan keterlibatan perusahaan dalam pengembangan PLTS dan energi terbarukan di berbagai wilayah Indonesia.

Salah satu proyek yang telah direalisasikan adalah pembangunan PLTS Rooftop di PT Alia dan PT ADSMIN dengan kapasitas terpasang mencapai 900,9 kilowatt-peak (kWp).

Proyek PLTS rooftop tersebut menjadi bagian dari pemanfaatan energi surya untuk mendukung kebutuhan listrik sektor industri.

Selain itu, PLN IP Services juga mengembangkan proyek Floating Solar Photovoltaic Muara Nusa Dua Reservoir dengan kapasitas 100 kWp.

Proyek PLTS terapung tersebut memanfaatkan permukaan waduk sebagai lokasi pemasangan panel surya guna menghasilkan listrik dari sumber energi terbarukan.

Pada sektor penyimpanan energi dan sistem kelistrikan terpadu, PLN IP Services turut membangun proyek Smart Hybrid PLTS-BESS di Nusa Penida.

Sistem ini mengombinasikan PLTS dengan teknologi penyimpanan energi baterai untuk meningkatkan keandalan pasokan listrik sekaligus memperbesar pemanfaatan energi terbarukan.

Selain proyek PLTS dan penyimpanan energi, PLN IP Services juga mengembangkan Power Quality Solution melalui teknologi Dynamic Rotary Uninterruptible Power Supply (DRUPS) untuk PT Pertamina EP Klamono.

Solusi tersebut dirancang untuk menjaga kualitas dan kontinuitas pasokan listrik pada fasilitas industri yang membutuhkan tingkat keandalan tinggi.

 

Reporter: Talita Malinda