METI Desak Kepastian Regulasi Guna Kejar Target Transisi Energi
- Rabu, 06 Mei 2026
JAKARTA – METI menilai kejelasan regulasi dan pengesahan UU EBET sangat krusial untuk mengejar target bauran energi terbarukan 23 persen yang saat ini masih tertinggal.
Capaian bauran energi hijau di tanah air saat ini masih tertahan pada angka 13 hingga 14 persen.
Paul Butarbutar berpendapat, bahwa tanpa percepatan pengesahan UU EBET, target bauran energi terbarukan 23 persen sulit dicapai.
Baca JugaPLN Operasikan PLTS Mentari Nusantara Giga One Terbesar di Indonesia
"Tantangan utama transisi energi saat ini masih didominasi energi fosil di atas 80 persen, keterbatasan insentif fiskal, serta skema harga dan proyek yang belum kompetitif," ucap Paul, dalam Focus Group Discussion (FGD) yang membahas skema Power Purchase Agreement (PPA) atau Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (PJBL), Selasa (5/5).
Ketergantungan yang sangat tinggi terhadap bahan bakar fosil menjadi penghambat utama dalam proses transformasi ini.
Pemerintah dituntut untuk segera menerbitkan aturan yang lebih konkret guna menarik minat para penyedia modal.
Kebutuhan dana untuk menyokong agenda besar ini diprediksi menembus angka ratusan miliar dolar AS sampai dengan 2060.
Kepastian hukum menjadi fondasi yang sangat krusial bagi para investor sebelum menanamkan modal dalam jangka panjang.
Struktur perjanjian jual beli tenaga listrik perlu segera dibenahi agar lebih bankable dan transparan bagi semua pihak.
METI memposisikan diri sebagai rekan strategis bagi otoritas negara dalam mempercepat penerapan ekonomi hijau.
Kolaborasi antara lembaga keuangan, pelaku usaha, dan penyedia listrik nasional harus diperkuat secara intensif.
Pembangunan berkelanjutan hanya bisa terwujud jika terdapat sinergi yang solid antar sektor terkait.
Saat ini skema harga proyek energi baru dirasa masih belum mampu bersaing secara adil dengan sumber energi lama.
Langkah reformasi kebijakan menjadi satu-satunya jalan untuk memastikan ketahanan energi nasional tetap terjaga dengan baik.
Talita Malinda
Energika.id adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Gerak Cepat PLN, Kurang dari 1 Jam Listrik Kembali Normal di GI Angke
- Jumat, 17 April 2026
Menekraf Sebut Aset Kripto Perkuat Komersialisasi Kekayaan Intelektual Ekraf
- Jumat, 10 April 2026











