Pembiayaan Syariah Jadi Kunci Kejar Target Energi Surya 100 GW
- Rabu, 06 Mei 2026
JAKARTA – Skema pembiayaan syariah melalui zakat dan wakaf dinilai mampu menjadi solusi inovatif untuk mempercepat target investasi energi surya 100 gigawatt di Indonesia.
Pemanfaatan instrumen keuangan alternatif kini dipandang jauh lebih rasional ketimbang hanya bersandar pada satu sumber pendanaan saja.
Luthfi Hamidi berpendapat, bahwa model pembiayaan saat ini masih bergantung pada APBN sehingga sulit menjangkau tingkat desa atau koperasi.
Baca JugaPLN Operasikan PLTS Mentari Nusantara Giga One Terbesar di Indonesia
“Kita tidak bisa lagi bergantung pada satu instrumen. Perlu pendekatan berbasis ekosistem yang menggabungkan berbagai sumber pembiayaan,” ujar Luthfi, dilangir dari berbagai sumber, Rabu (6/5/2026).
Potensi dana sosial yang sangat besar di tanah air dapat dikelola melalui pendekatan campuran atau blended finance.
Sinergi antara sektor keuangan syariah dan kebutuhan infrastruktur ramah lingkungan menjadi jembatan strategis bagi ketahanan energi.
Gagasan mengenai Green Waqf Sukuk muncul sebagai bentuk pengembangan dari model instrumen sukuk yang sudah ada sebelumnya.
Nantinya hasil imbal dari surat berharga tersebut akan dialokasikan secara khusus untuk mendukung keberlangsungan proyek hijau.
Berdasarkan hitungan matematis, operasional pembangkit tenaga matahari skala 1 MW membutuhkan modal sekitar 17 miliar rupiah.
Biaya listrik yang dihasilkan dari fasilitas tersebut diperkirakan menyentuh angka 618 rupiah per kWh saja.
Nilai ini tergolong lebih kompetitif jika disandingkan dengan tarif pemakaian listrik secara umum bagi masyarakat.
Skema berbasis hibah bahkan diproyeksikan mampu memberikan surplus keuntungan hingga 533 juta rupiah setiap tahunnya.
Upaya meningkatkan daya tarik komersial proyek memerlukan kombinasi pendanaan antara subsidi pemerintah dan modal dari pihak swasta.
Tingkat pengembalian yang berada di kisaran 7 persen memerlukan dorongan insentif tambahan agar lebih menarik bagi institusi perbankan.
Talita Malinda
Energika.id adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Gerak Cepat PLN, Kurang dari 1 Jam Listrik Kembali Normal di GI Angke
- Jumat, 17 April 2026
Menekraf Sebut Aset Kripto Perkuat Komersialisasi Kekayaan Intelektual Ekraf
- Jumat, 10 April 2026











