Ilmuwan Kembangkan Teknologi Bahan Bakar Bersih dari Limbah Plastik
CANBERRA - Ilmuwan Australia mengembangkan teknologi tenaga surya untuk mengubah limbah plastik menjadi bahan bakar bersih seperti hidrogen guna mengatasi polusi global.
Inovasi ini dipandang sebagai terobosan strategis untuk memanfaatkan kembali 460 juta ton produksi plastik tahunan yang selama ini hanya berakhir mencemari lingkungan.
"Dengan inovasi yang berkelanjutan, kami meyakini teknologi pengubahan plastik menjadi bahan bakar bertenaga surya dapat memainkan peran penting dalam membangun masa depan yang berkelanjutan dan rendah karbon," kata Lu Xiao, sebagaimana dilansir dari sumber asli, Senin (4/5/2026).
Lu Xiao berpendapat, bahwa kehadiran teknologi ini mampu membuka jalan menuju ekonomi sirkular dengan memproses kembali plastik yang kaya akan karbon dan hidrogen.
Metode yang digunakan adalah photoreforming bertenaga surya dengan mengandalkan fotokatalis untuk memicu reaksi kimia.
Proses pemecahan struktur plastik ini berlangsung pada suhu rendah sehingga jauh lebih efisien dibandingkan teknik produksi energi konvensional.
Salah satu keunggulannya adalah plastik jauh lebih mudah teroksidasi dibandingkan dengan proses produksi hidrogen yang berbasis air.
Energi yang dihasilkan pun berupa hidrogen murni yang tidak menyumbang emisi karbon saat digunakan di sektor industri.
Kendati demikian, para ilmuwan masih menghadapi tantangan teknis terkait beragamnya jenis limbah plastik campuran di lapangan.
Daya tahan katalis serta kebutuhan energi pada tahap pemurnian gas juga masih menjadi fokus penyempurnaan dalam riset tersebut.
Pengembangan teknologi ini diharapkan dapat menjadi pilar utama dalam menciptakan sistem energi global yang lebih bersih dan rendah emisi.