Mengapa Seal BLDC Motor Listrik Perlu Diganti Rutin? Simak Penjelasannya

TA
Talita Malinda

Editor: Yoga Susila Utama

Kamis, 11 Juni 2026
Mengapa Seal BLDC Motor Listrik Perlu Diganti Rutin? Simak Penjelasannya
Ilustrasi perawatan komponen motor listrik (FOTO: NET)

JAKARTA - Mayoritas masyarakat berasumsi bahwa baterai merupakan bagian yang paling mudah rusak pada kendaraan roda dua berbasis listrik.

Padahal, dalam pemakaian sehari-hari, terdapat bagian lain yang justru lebih kerap aus dan memerlukan pergantian secara rutin, yakni seal pada BLDC (Brushless DC Motor).

Bagian ini umumnya kurang familier bagi pengendara awam, namun mempunyai andil krusial dalam mempertahankan keandalan sistem penggerak kendaraan.

Apabila performanya menurun dan tidak segera ditangani, efek buruknya dapat menyebar ke dinamo penggerak serta mengganggu kinerja kendaraan.

"(Seal) di as rodanya, seal itu ada umurnya. Kalau sudah keras, air bisa masuk ke BLDC," ujar Muhlasin, pemilik bengkel spesialis motor listrik EV Solution di Pondok Aren, Tangerang Selatan, kepada Kompas.com belum lama ini.

Karet pelindung BLDC ini terletak di sektor roda belakang yang terintegrasi langsung dengan dinamo penggerak kendaraan.

Peran utamanya ialah menghalau air, debu, tanah, serta bermacam-macam kotoran agar tidak menyusup ke dalam sistem motor penggerak.

Saat karet tersebut mulai kaku atau aus karena faktor umur, fungsi proteksinya bakal melemah.

Dampaknya, air beserta kotoran bisa menerobos ke area dalam BLDC dan berisiko memicu masalah pada sistem penggerak.

Muhlasin memaparkan bahwa sampai sekarang mayoritas produsen kendaraan listrik belum menetapkan regulasi baku terkait masa penukaran bagian tersebut.

Ia berpendapat, daya tahan seal tersebut sangat ditentukan oleh mutu bahan yang dipakai beserta situasi pemakaian kendaraan itu sendiri.

Kendaraan yang kerap dikendarai di kala hujan atau melewati genangan air biasanya mempunya potensi kerusakan yang jauh lebih besar.

"Pabrikan memang tidak merilis jadwal resminya, jadi kami berpatokan pada kendaraan bensin. Kualitasnya sendiri memang tergantung brand-nya," ucap dia.

Sisi positifnya, proses pergantian seal BLDC tidak memerlukan dana yang besar jika dikomparasikan dengan servis bagian inti lainnya.

Nilai jual komponen itu terbilang masih ramah di kantong serta hadir dengan beragam opsi material dari berbagai jenama yang sifatnya universal.

"Di sini (seal) yang termurah tidak sampai Rp 50.000, itu bahan biasa. Ongkos pasang di sini kisaran Rp 100.000 sampai Rp 150.000," katanya.

Berita Terkait

Lihat Semua

Berita Lainnya

Lihat Semua